Minggu, 09 Januari 2011

Mengintip Tirta Sanita Ciseeng

Sudah 12 tahun lebih tinggal di daerah Serpong tapi ternyata saya belum pernah ke pemandian air panas di daerah Ciseeng. Emang rada-rada ajaib. Karena setiap melewati jalan utama Ciseeng kok rasanya kurang meyakinkan ya.. Makanya sesekali dibela-belain deh di awal tahun ini melihat-lihat isi pemandian tersebut, pergi tanpa perencanaan.. wong deket kok.

Perjalanan dari arah  Serpong paling cepat 40 menit menggunakan motor. Akibat tidak adanya lampu merah, hampir setiap hari terjadi kemacetan yang cukup panjang di perempatan Muncul terutama pada saat jam sibuk pulang kantor. Dari arah Tangerang/Serpong  kami lurus mengikuti jalan utama menuju Bogor  sesuai rute bis Pusaka melewati komplek Puspiptek, lanjut sampai perempatan Prumpung. Kemudian ambil jalan lurus ke arah pasar yang notabene  selalu macet, jika mengambil arah kiri sesuai rute bis maupun angkot  nanti berlanjut ke Gunung Sindur sampai Parung. Jalan di Prumpung ini relatif kecil dan agak banyak lubang. Lanjutkan terus sampai menemukan daerah Cogreg, ada pom bensin cukup bagus di sebelah kiri jalan. Dan tak lama setelah itu ada belokan kiri dengan jalan berbatu tak diaspal, di pinggirnya ada plang Tirta Sanita Ciseeng.

Di awal belokan tadi biasanya kendaraan akan dimintai biaya restribusi dari karang taruna setempat Rp 2000.  Tiket tanda masuk hari libur untuk dewasa Rp 8000 sementara anak-anak Rp 6000. Secara garis besar, kawasan ini telah dilengkapi berbagai fasilitas hiburan anak-anak (bola air, ATV, bom-bom car, kereta-keretan, bebek kayuh, dll). Ada pula area untuk outbond, selain yang utama tempat pemandiannya. Untuk kolam pemandian air panas terbagi menjadi 2, ada yang VIP tiket Rp 10000 dan juga yang umum tiket Rp 7000.  Sementara kolam renang dan kolam rendam dikenai Rp 4000. Hampir semua fasilitas dikenai biaya secara terpisah, jadi masuk ke sini bukan sistim terusan all in.  Tiket permainan rata-rata berkisar antara Rp 5000-25000. Di tengah danau juga ada restoran dan penginapan khusus keluarga, biaya bermalam berkisar antara Rp 140000-170000. Termasuk kategori tempat wisata murah meriah dan menyehatkan.

Saat masuk tadi, meski pengunjung cukup banyak saya masih bisa menyempatkan diri untuk mandi air panas di kamar mandi biasa (2×2 m). Sayangnya saya merasa bahwa airnya tidak cukup panas, hanya hangat saja. Ternyata menurut info petugas, akan lebih baik bila kita mandi di hari kerja, bukan hari libur. Suhu airnya bisa lebih tinggi, panasnya 3x lipat dari saat libur, hehe.. bisa nyaingin onshen yang di jepang dong. Lumayanlah, badan jadi lebih segar. Apalagi ditambah adanya fasilitas fish spa murmer, cuma Rp 5000/20 menit. Tapi jangan mengharap seperti fish spa seperti yang di salon ataupun mall, karena kita akan duduk berbarengan dengan para pengunjung di kolam yang cukup besar. Airnya agak kehijauan, ikannya gararufa dalam ukuran cukup besar dan sepertinya ada tambahan ikan jenis lain. Seru banget digigitin ikan-ikan kecil ini, rasa kesetrumnya lebih terasa..hehe..

Hanya saja, secara keseluruhan meski cukup bagus, tempat ini terasa kurang terawat kebersihannya. Masih banyak sampah yang dibuang sembarangan oleh para pengunjung. Akses jalan  masuk pun belum diaspal. Moga-moga ke depannya, pihak pengelola mau memperhatikan aspek-aspek sarana dan prasarananya agar kawasan wisata ini menjadi lebih nyaman.  Biar saya tak perlu jauh-jauh ke Garut untuk mandi air panas .O, ya untuk tempat makan yang bisa direkomendasikan ada di daerah Nagrog, jalan antara Prumpung – Puspiptek. Meski terbilang sederhana, namun banyak kendaraan yang berjejer di depan warung tersebut mulai dari truk-truk besar sampai kendaraan pribadi. Warung makan Hj Nunung ini menyediakan menu andalan sop daging/ayam seharga Rp 11000 per porsi dan lauk-pauk lainnya. Masih cukup terjangkau dan rasanya cocok di lidah. Klik disini untuk info wisata lainnya
(okezone.com)



2 komentar:

jejak shally mengatakan...

waaaah saya sering tuh ke ciseeng ini, sekedar berendam air panas. heheheee.
sebenernya sarananya udah lumayan yang sekarang dibanding 2-3 tahun yg lalu.hehehee. tapi memang harus banyak yang dirapihkan.

bimo lawak mengatakan...

itu mah deket rumah saya hahahahahahaha

Poskan Komentar

 
informasi tempat wisata di jawa indonesia